Sekilas Tentang Ruh dan Jiwa.

3 09 2008

Saya tidak menemukan adanya ruh kebebasan dalam bernegara …

Kemarin, seorang ustas dicabut ruhnya oleh Allah Swt ….

Anak itu dirasuki ruh jahat …

Kecelakaan itu merengguk 10 jiwa …

Pemuda itu memilki jiwa yang lapang …

Itulah kira-kira ucapan yang pernah atau bahkan sering kita dengarkan dalam kehidupan sehari-hari. Ruh dan jiwa memang masih menjadi persoalam misterius. Terkadang sangat sulit bagi kita untuk memahami arti dari keduanya, apalagi harus mendalami tentang hakikat keduanya. Manusia saling berbeda dalam mendefinisikan kedua kata tersebut.

Kata Ruh berasal dari bahasa arab Ruhun (ruh). Menurut bahasa, ruhun berarti tempat hidupnya jasad atau jiwa. bentuknya bisa berupa muzakkar ataupun muannas. Sedangkan jiwa diterjemahkan dari bahasa arab nafsun. Nafsun menurut bahasa memiliki 3 arti. Pertama ruhun, seperti dalam kalimat Khurijat nafsuhu (ruhuhu). Kedua Dammun (darah) dalam hadits maa laesa lahu nafsu sailah (dammun). Ketiga bisa berarti Jasadun (jasad).

Sedangkan menurut istilah, ruh mempunyai pengertian yang beraneka tagam. Kata ruhun (ruh) dalam alquran terulang sebanyak 21 kali. Adapun makna dan pengertian ruh dalam alquran adalah sebagai berikut:

  1. Malaikat Jibril as. Sebagaimana dalam (Q.S Al Qadr [97]: 4), “Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan”.
  2. Al-Qura’n Karim. Dalam Alquran Allah Swt berfirman: Dan demikianlah Kami wahyukan kepadamu wahyu (Alquran) dengan perintah Kami, (Q.S Asy syuura [42]: 52).
  3. Wahyu, sebagaimana firman Allah Swt: … Yulki ruhan min amrihi alaa man yasyau min ibadihi, (Q.S Al Mu’min [40]: 15).
  4. Pertolongan dan bantuan Allah Swt kepada orang Islam. Sebagaimana dalam firman-Nya: (ulaaika kataba fii quluubihim iimanan wa aedihim biruhi minhu).
  5. Isa Al Masih putra Maryam. Hal ini diceritakan dalam Alquran: Sesungguhnya Al Masih, Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya, yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dari-Nya, (QS Al Nisaa’ [171]: 4).
  6. Fase terakhir dalam proses penciptaan manusia. Hal ini dijelaskan dalam Alquran: Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya, dan telah meniup kan kedalamnya ruh (ciptaan)-Ku, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud (QS Al Hijr [15]: 29).

Sedangkan kata nafsun (jiwa) sendiri terdapat dalam Alquran, dan di bagi menjadi tiga bagian:

  1. Nafs al-ammarah, hal ini dijelaskan dalam Alquran, “Dan aku tidak membebaskan diriku (dari kesalahan), karena sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan”, ( Q.S. Yusuf [12]: 53). Nafsu ammarah adalah nafsu yang senantiasa mengajak manusia untuk berbuat kejahatan. Ciri umum dari nafsu ini adalah sangat mudah melanggar aturan dan perintah Allah Swt atau suka melakukan dosa tanpa merasa adanya beban yang dipikul. Nafsu ammarah adalah sisi jahat dari manusia.
  2. Nafs al-lawwâmah. Allah Swt berfirman: Dan Aku bersumpah dengan jiwa yang amat menyesali (dirinya sendiri), (Q.S. Al Qiyamah [75]: 2). Nafsu lawwamah membawa manusia untuk senantiasa mencela orang lain dan dirinya sendiri. Pemilik nafsu ini memungkinkan dirinya melakukan kejahatan dan kebaikan. Jadi antara kebaikan dan kejahatan sangat berpotensi muncul dalam dirinya. Singkatnya, mereka memiliki standar ganda atau bermuka dua dalam pergaulan.
  3. Nafs al-Muthmainnah. Disebutkan dalam Alquran: Hai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya”, (Q.S Al Fajr [89]: 27). Nafsu mutmainnah adalah jiwa yang senantiasa merasa tenang, tenteram, itiqamah dalam kebaikan dan pendirian sekalipun diterpa pelbagai ujian. Bagi orang yang memiliki nafsu mutmainnah, akan senantiasa merasa tenang, damai bahagia dan sejahtera. Mereka yakin semua yang terdapat di dunia ini tak lepas dari control dan pengawasan sang pencipta yaitu Allah Swt. Berbahgialah orang yang memiliki jenis nafsu ini, di dunia mereka senantiasa merasa bahagia dan di akhirat kelak, akan dipanggil oleh Allah Swt. dengan penuh keridhaan.

To be Continued

Iklan

Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: